Meletakkan Mainan pada Tempatnya

Tiada hari tanpa bermain. Itulah anak-anak, karena memang itulah dunianya. Tak terkecuali Farid. Tak jarang dia menuang semua mainannya ke lantai, alhasil tak jarang pula dia secara tak sengaja menginjak mainannya dan menangis karena kesakitan.

Seperti kemarin, tiba-tiba Farid menghampiri saya dengan menangis.

F : “huhuhuhuhu..” (nangis)

B : “Farid kenapa?”

F : “Kaki Farid sakit, abis nginjek mainan”

B : “Ooh.. Mana yang sakit? Sini Bunda doain”

Faridpun ngasih tau dan Bunda doain. Tangisnya pun reda setelah Bunda selesai doain.

B : “Dah, insyaAllah nanti disembuhin Allah”

F : (mengangguk)

B : “Farid, tadi sakit ya kakinya? Nah biar Farid ga nginjek mainan lagi, mainannya diberesin ya. Kan sakit kalo keinjek, Bunda jadi sedih”

F : bergegas ke ruang tengah dan membereskan mainan.

Tak berapa lama, saya ngecek kerjaan dia, alhamdulillah memang diberesin walaupun belum tuntas (versi dewasa/saya), tapi dari peristiwa itu dia belajar tanggung jawab dan lebih hati-hati, meskipun masih sering berulang, yah namanya juga anak kecil, hehe.. Ohya, FYI Farid ini usianya 3,5tahun.

Alhamdulillaahilladzii bini’matihii tathimushshaalihaat.

#Day6
#GameLevel1
#Tantangan10Hari
#KomunikasiProduktif
#KuliahBunsayIIP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *