(Tidak Boleh) Ikut ke Mesjid

Mengenalkan anak laki-laki bahwa sholat berjamaah di masjid adalah sebuah keharusan. Saya kira tidak ada yang tidak setuju dengan hal ini. Kami sendiri (saya dan suami) juga insyaAllah sudah mengenalkan ke anak kami sejak dini. Pengenalan yang paling mudah adalah, suami berpamitan ke anak ketika hendak ke mesjid, dan itu dilakukan sejak Farid masih bayi, bahkan masih dalam perut saya.

Ketika sudah beranjak besar, tentunya sang anak punya keinginan untuk ikut juga ke mesjid. Alhamdulillah, sebuah anugerah luar biasa dari Allah.

Tak jarang saat hendak ke mesjid, terjadi negosiasi antara kami dengan Farid.

* * *

F : “Ayah, Farid mau ikut ke mesjid”

A : “Ga boleh sayang, kan maghrib”

F : “Bunda, Farid mau ikut Ayah ke mesjid” (sambil merajuk)

B : “Maaf ya nak, Farid belum boleh ikut Ayah ke mesjid kalo maghrib, soalnya Farid masih kecil”

F : “Emang kenapa?”

B : “Waktu maghrib itu, banyak setan berkeliaran. Kata Rasulullah juga ga boleh. Nanti kalo diganggu setan gimana? Kan Ayah Bunda jadi sedih”

A : “Iya Farid, Farid boleh ikut ke mesjid selain sholat  maghrib”

F : “Berarti kalo sholat dzuhur sama sholat asar, Farid boleh ikut ke mesjid?”

A-B : “InsyaAllah”

B : “Tapi di mesjid ga boleh rame ya, ga boleh berisik, ga boleh teriak-teriak. Masjid buat apa?”

F : “Masjid buat sholat sama ngaji”

B : “Alhamdulillah, sini Bunda peluk”

* * *

Dari sini paling tidak kami menanamkan 2 hal kepada anak, yang pertama bahwa saat maghrib anak kecil itu tidak boleh berada di luar, ini sesuai juga dengan hadits Nabi (bisa disearch sendiri). Yang ke dua, bahwa masjid itu tempat sholat dan ngaji, jadi kalau di masjid tidak boleh rame sehingga mengganggu kekhusyukan yang sedang beribadah. Pun saat Farid melakukan ‘kesalahan’ tersebut, biasanya kami akan ‘menghukumnya’.

* * *

A : “Bunda, tadi Farid ikut sholat lho di mesjid, anteng, sampe selesai sholatnya”

B : “MasyaAllah, shalihnya anak Bunda. Sini Bunda peluk”

F : (Terlihat bahagia)

Di lain waktu,

A : “Bunda, tadi Farid di mesjid rame.”

B : “Laah, kenapa rame? Farid tau kan mesjid buat apa?”

F : “Masjid buat sholat sama ngaji”

B : “Jadi kalo Farid rame?”

F : “Mmmm..”

B : “Kalo gitu, besok Farid ga boleh ikut ke mesjid dulu ya, Farid dihukum, soalnya tadi rame”

A : “Maaf ya Farid, besok-besok kalo Farid ga rame, insyaAllah boleh ke mesjid lagi kok”

#Day4
#GameLevel1
#Tantangan10Hari
#KomunikasiProduktif
#KuliahBunsayIIP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *